Pengikut

adu skli atep vs matsunaga

Senin, 18 April 2011

Duet Airlangga-Gonzales Saling Tutupi Kekurangan


"Selama ini tidak ada masalah saya berduet dengan Gonzales. Kualitas dia juga sudah tidak diragukan lagi, siapa tak kenal Gonzales. Selama ini kami selalu berusaha memperbaiki penampilan dan menutupi kelemahan masing-masing," kata Airlangga usai latihan di Stadion Siliwangi, Minggu (17/4/2011).

Pada laga kandang selanjutnya melawan PSPS Pekanbaru yang bakal berlangsung sore hari di Stadion Si Jalak harupat Soreang kabupaten Bandung, Senin (18/4/2011), Airlangga optimistis Persib bakal kembali meraih kemenangan.

"Kami sudah membenahi dan mematangkan strategi untuk menghadapi PSPS. Mudah-mudahan besok kami bisa bermain lebih baik lagi dan meraih kemenangan," harap pemain yang akrab disapa Ronggo ini.

Soal gol, pemain bernomor punggung 9 ini tetap berhasrat untuk kembali memperbanyak koleksi empat gol yang kini sudah ditorehkan, termasuk impian bisa mencetak hattrick. Namun, di luar ambisi pribadinya itu, ia lebih berharap Persib meraih kemenangan.

"Yang penting bagi saya adalah kemenangan bagi tim. Soal bisa mencetak gol bahkan hattrick, jika ada kesempatan dan Allah mengizinkan, Insya Allah saya akan dapatkan itu," ujarnya. [jul]

Minggu, 17 April 2011

Inilah Alasan Matsunaga Ditempatkan di Sayap Kanan


Pergantian posisi tersebut ternyata menghambat produktivitas gol yang selama ini sudah ditorehkan Shohei yaitu tiga gol dalam tiga laga beruntun melawan Semen Padang, Pelita Jaya dan Persija Jakarta.

Menanggapi persoalan itu, tentunya Daniel punya alasan tersendiri mengapa dirinya memilih untuk menempatkan mantan pemain Schalke 04 itu di posisi sayap kanan, daripada striker.

Ya, sejak Shohei menorehkan tiga gol bagi Maung Bandung pada tiga laga perdanya. Shohei kerap menjadi incaran tim lawan Persib karena kematangannya mengolah si kulit bundar. Bahkan, Daniel beberapa kali menyebutkan, jika shohei sudah memegang bola, pergerakannya pasti akan mengancam tim lawan.

Namun seiring penampilannya, Shohei kini masuk dalam deretan pemain Persib yang selalu diwaspadai tim lawan jika berada daerah pertahanannya. Sehingga tak jarang langkah pemain bernomor punggung 18 ini selalu dijegal para pemain belakang lawan, hingga ia mati kutu.

Untuk menyiasati hal tersebut, pelatih asal Rembang ini mencoba mengotak-atik agar pergerakan Shohei tidak selalu dimatikan tim lawan. Hasilnya, pola 4-4-2 pun kembali diterapkan dengan menempatkan Shohei sebagai sayap kanan, menggantikan Siswanto yang mengalami cedera pada laga melawan Arema Indonesia 1 April 2011 lalu.

"Saya tahu Matsunaga selalu menjadi incaran tim lawan sehingga ia sulit bergerak dan sering dijatuhkan. Tetapi setelah saya menempatkan dia di posisi sayap kanan, Matsunaga bisa bergerak bebas," jelas Daniel kepadaINILAH.COM, Minggu (17/4/2011).

Hanya saja, Shohei belum mampu beradaptasi secara maksimal dengan posisi barunya di beberapa laga yang sudah dilakoni. Berbagai usaha sudah dilakukan Daniel dengan memberikan pemahaman kepadanya.

Daniel berharap pada laga besok melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, penampilan Shohei semakin membaik. "Saya rasa kini Shohei sudah mengerti dengan posisinya. Saya yakin ke depan dia bakal kembali mencetak gol," pungkas Daniel.

Alasan lainnya, lanjut Daniel, yaitu untuk memanfaatkan materi pemain Persib yang banyak dihuni pemain dengan karakter menyerang. Salah satunya adalah menempatkan dua penyerang, yaitu Shohei dan Hilton Moreira di posisi sayap kanan dan kiri.

“Saya ingin optimalkan pemain yang ada. Materi bagus ini harus dimanfaatkan. Sedangkan perkembangan posisi empat bek sejajar sudah mulai bagus, mulai ada pengertian. Gol kemarin hanya karena kelengahan saja, Abanda telat menutup pergerakan Robbi,” jelasnya. [jul]

Persib Waspadai Kebangkitan PSPS


Bola.net - Tim "Maung Bandung" Persib mewaspadai kebangkitan PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion SI Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Senin (18/4).

"Posisi Persib lebih baik dari PSPS di klasemen. Kami tak mau gagal meraih peluang dan mewaspadai kebangkitan PSPS yang bermain terbuka dan bagus saat lawan Arema tempo hari," kata Pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito di Bandung, Minggu (17/4).

Daniel dan Persib sadar betul, misi "sapu bersih" enam pertandingan sisa sangat berarti untuk menjaga kehormatan dan gengsi tim yang terkendala di awal musim.

Dua kemenangan terakhir dengan produktivitas gol cukup meyakinkan menjadi modal bagi tim Kota Kembang itu untuk menghadapi PSPS.

"Pemain sudah mulai konsisten dan sadar betul target untuk finis di lima besar hanya bisa dicapai dengan kemenangan penuh di enam laga sisa," kata Daniel Roekito.

Hasil atas PSPS juga strategis dan penting untuk melawan pesaingnya Sriwijaya FC yang saat ini bertengger di peringkat kelima. Kemenangan lawan PSPS dan Sriwijaya FC sangat penting untuk mengejar poin.

Kegagalan pada salah satu pertandingan saja, dipastikan kans untuk berhenti di lima besar di akhir musim dipastikan gagal total.

Persib saat ini menempati peringkat delapan dengan nilai 29 hasil 22 kali bertanding, delapan menang, lima seri dan sembilan kali kalah.

PSPS sendiri berada di peringkat ke-13 dengan nilai 21 hasil 18 kali bertanding, enam kali menang, tiga seri dan sembilan kali kalah. (ant/zul)

Sabtu, 16 April 2011

Cruyff: 'Teknik Murni' Messi Lebih Baik Dari CR7


Bola.net - Legenda Barcelona, Johan Cruyffmerasa yakin jika Lionel Messi tengah mendaki jalan menuju legenda sepak bola dan 'teknik murni' yang ia punyai membuat penyerang mungil itu lebih baik dari Cristiano Ronaldo.

Messi dan Ronaldo akan kembali bersua akhir pekan ini ketika Real Madrid menjamu sang rival, Barcelona dalam satu dari empat partai Clasico selama 18 hari ke depan. Keduanya telah bentrok enam kali di level klub dan Messi selalu mengungguli Ronaldo.

Saat ditanyakan seberapa dekat Messi menuju kebesaran di dunia sepak bola, Cruyffmengatakan, "Ya, ia sedang menuju ke sana."

"Ia saat ini baru bermain empat tahun atau semacamnya dan pemain lainnya sudah bermain setidaknya 14 tahun, jadi ia punya 10 tahun lagi untuk bermain dengan kualitas yang sama dan semoga, dengan sukses yang sama."

"Messi punya kualitas setara dengan Diego Maradona, yang sebagai pemain juga melakukan banyak aksi individual."

"Orang akan selalu mengaitkan pemain bagus dengan hasil yang mereka raih dalam karirnya dan Maradona, tentu saja, memenangkan Piala Dunia sedangkan Messi tidak, dan itu akan diputuskan oleh sesuatu macam itu."

"Tapi bagi saya, Messi adalah pemain yang hebat," ujar mantan pelatih Barcelona itu.

Namun ketika harus membandingkan Ronaldo dengan salah satu pemain terhebat sepanjang masa - macam Pele, Maradona dan Alfredo Di Stefano -Cruyff tampak kurang yakin.

"Itu sedikit lebih sulit saya kira," akunya.

"Semua yang disebutkan orang itu adalah pemain dari jalanan dan Ronaldo lebih kepada pemain fisik, sementara pemain lain yang disebutkan (Messi) bukanlah pemain fisik melainkan murni pemain teknik - teknik murni." (espn/row)

Guardiola: Madrid Tetap Favorit Menangi El Clasico


Bola.net - Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, yakin Real Madrid lebih difavoritkan menjadi pemenang laga El Clasico, dini hari nanti.

Kedua tim raksasa Spanyol itu akan saling berhadapan di Bernabeu pada ajang La Liga, dengan saat ini Barca unggul 8 poin di puncak klasemen. Jika nanti bisa menang, Barca makin dekat jadi juara La Liga. Tetapi Guardiola tetap mengatakan kalau Madrid tetap menjadi favorit pemenang dari laga nanti.

"Saya selalu berpikir yang sangat tinggi tentang Madrid," kata Guardiola yang dikutip harian olahraga Spanyol Marca. "Madrid sekarang ini lebih baik dari yang kami hadapi sebelumnya. Mereka memulai pertandingan nanti sebagai favorit."

"Jika kami kalah di Bernabeu, masih ada jalan yang panjang di liga (tetapi) untuk memenangkan liga kami harus menang di Bernabeu."

Guardiola juga memperingatkan pemainnya untuk berhati-hati dengan kekuatan rivalnya itu.

"Para pemain Madrid menendang lebih banyak, melompat lebih tinggi dan lebih cepat dan kuat daripada kami," kata pelatih berusia 40 tahun itu. "Saya belum pernah melihat tim yang bermain seperti mereka. Dalam tiga sentuhan, mereka sudah sampai di depan gawang." (marca/cax)

Vettel Raih Posisi Pole di China

Metrotvnews.com, Shanghai: Pebalap Jerman Sebastian Vettel meraih posisi "pole" untuk Grand Prix China, Ahad (17/4), setelah mobil Red Bull yang dikendarainya meninggalkan pebalap Inggris Jenson Button dengan terpaut 0,7 detik untuk meraih tempat di posisi kedua.

Vettel mencatat waktu lap terbaik satu menit 33,706 detik, yang menempatkan dia di depan pebalap McLaren Button, yang mencatat waktu satu menit 34,421 detik. Rekan setim Button dan sesama pebalap Inggris Lewis Hamilton berada di urutan ketiga, dengan catatan waktu satu menit 34,463.(Ant/DOR)

Jumat, 15 April 2011

Kita dan Dunia

Sejenak kawan cobalah pahami
Makna dari semua ini
Terlalu banyak air mata yang jatuh
Meratapi kesedihan kita


**


Mungkin ini sebuah peringatan
Tentang semua manusia
Yang telah merubah hakikatnya
Dan melupakan Sang Kuasa


Semua ini takkan berhenti
Jika keangkuhan masih bertahta
Jika keajaiban-Nya yang terabaikan


Segeralah bersujud kawan
Sebelum semuanya t’lah sia-sia
Itu yang terbaik
Buat hidup kita


Kembali ke **


Hidup ini bagaikan sebuah buku
Terbuka dan terlihat jelas
Menjadi cahaya bagi yang tersesat


Semua ini takkan berhenti
Jika keangkuhan masih bertahta
Jika keajaiban-Nya yang terabaikan


Segeralah bersujud kawan
Sebelum semuanya t’lah sia-sia
Itu yang terbaik…
Itu yang terbaik…
Itu yang terbaik…
Buat hidup kita..
Hidup kita…
Kita dan dunia..